​ZonaMerahPutih.com/Boalemo – Wakil Bupati Boalemo bersama Tim Mobile II kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Desa Rumbia, Kecamatan Botumoito, pada malam ke-14 Ramadhan Selasa (03/03/2026) Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga rasa syukur atas situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Boalemo, yang memungkinkan masyarakat beribadah dengan khusyuk tanpa rasa takut.

 

​Wakil Bupati membuka sambutannya dengan mengajak jamaah merefleksikan kondisi umat Muslim di belahan dunia lain, khususnya di Timur Tengah, yang harus menjalankan ibadah di tengah ancaman konflik dan peperangan.

​”Kita harus bersyukur kepada Allah. Shalat yang paling aman itu di Indonesia, termasuk di Boalemo. Di saat saudara-saudara kita di negara lain harus beribadah dengan rasa takut akan rudal dan drone, kita di sini masih bisa tarawih berjamaah, sapa-menyapa, bahkan makan bersama setelah ibadah,” ujar Lahmuddin Hambali

 

​Beliau juga menambahkan bahwa gangguan terbesar yang dirasakan saat ini hanyalah gangguan kecil seperti nyamuk di masjid, bukan gangguan keamanan yang mengancam nyawa. Hal ini menurutnya harus dijaga dengan terus memperkuat ketaatan beribadah.

 

​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membawa kabar gembira terkait pelestarian tradisi lokal. Pemerintah Kabupaten Boalemo telah bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII (BPK-XVII) untuk menggelar Festival Tumbilotohe yang nanti akan dipusatkan di Alun-alun Tilamuta, Festival ini melibatkan seluruh desa di Kabupaten Boalemo dan akan diberikan bonus bagi desa dengan pemasangan lampu terbanyak. Selain itu, akan digelar Lomba Bedug Sahur antar desa yang juga dipusatkan di alun-alun.

 

​”Dari seluruh kabupaten/kota di Gorontalo, hanya Boalemo yang mendapat dukungan langsung dari BPK-XVII untuk kegiatan ini. Kami ingin menyemarakkan malam Lailatul Qadar sekaligus memberikan apresiasi kepada masyarakat melalui bonus-bonus yang disiapkan,” tambahnya.

 

​Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan salam hangat dari Bupati Boalemo yang sedang berada di Jakarta untuk urusan pembangunan daerah. Beliau juga menginformasikan perkembangan signifikan mengenai kehadiran TNI di Boalemo.

 

​Telah dimulai pembangunan tenda untuk personel Batalyon 713/Satya Tama di Boalemo. Mulai hari ini, sebanyak 40 prajurit sudah mulai bekerja di lokasi, dan pada tanggal 8 mendatang, diprediksi sekitar 200 hingga 1.000 prajurit akan mulai menetap sementara di tenda-tenda tersebut hingga pembangunan markas batalyon permanen selesai.

 

​”Saya bersama Pak Kolonel Sukri sudah meninjau langsung kesiapan dapur umum dan barak mereka. Kehadiran para prajurit ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat Boalemo,” tutup Wakil Bupati sembari memberikan pesan agar masyarakat menyambut para prajurit dengan ramah namun tetap menjaga ketertiban sosial.

 

ZMP Boalemo.