
HSB Salurkan Bantuan Rp12 Juta untuk Korban Kebakaran 8 Ulu Palembang, Diky Haitami Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
PALEMBANG — Zonamerahputih.com – Kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup hanya disampaikan melalui slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Prinsip tersebut ditunjukkan Organisasi Masyarakat (Ormas) Harimau Sumatera Bersatu (HSB) dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di Lorong Sabar, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, Rabu (21/10/2026).
Melalui kolaborasi jajaran DPC, PAC, dan pengurus organisasi, HSB menyerahkan bantuan berupa 45 dus mi instan, 10 karung beras berukuran 10 liter, dua peti telur, tujuh dus atau kantong besar pakaian bekas layak pakai, serta uang tunai sebesar Rp12 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terdampak musibah.
Aksi sosial ini menjadi wujud solidaritas HSB terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat kehilangan tempat tinggal maupun kerusakan rumah.
Diky Haitami: Organisasi Harus Memberikan Manfaat Nyata
Pendiri sekaligus Pembina HSB, Diky Haitami, menegaskan bahwa keberadaan organisasi kemasyarakatan harus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat luas.
Menurutnya, HSB tidak boleh hanya berfokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga harus mampu membangun kepedulian sosial, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat gotong royong.
“Bagi kami, HSB bukan sekadar organisasi, melainkan wadah pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin HSB hadir ketika masyarakat membutuhkan, membantu semampu kami, dan terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kebesaran organisasi bukan hanya tentang nama, tetapi tentang manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” tegas Diky.
Ia berharap semangat kemanusiaan tersebut terus menjadi bagian dari karakter seluruh jajaran HSB, mulai dari tingkat pusat hingga pengurus di wilayah dan kecamatan.
38 Kepala Keluarga Terdampak Kebakaran
Berdasarkan data yang disampaikan pihak kelurahan, musibah kebakaran tersebut mengakibatkan 17 rumah terbakar dan delapan rumah lainnya terdampak. Sebanyak 38 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dampak kebakaran meliputi warga di RT 30, RT 31, RT 32, dan RT 33. Kondisi tersebut menjadi perhatian berbagai pihak untuk membantu pemulihan kebutuhan dasar warga setelah musibah.
Sekretaris DPC HSB, M. Fadli, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas organisasi terhadap warga yang sedang menghadapi cobaan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Semoga semangat kepedulian dan gotong royong terus tumbuh sehingga warga yang terdampak tidak merasa menghadapi musibah ini sendirian,” ujarnya.
Pemerintah Kelurahan Apresiasi Kepedulian HSB
Apresiasi atas bantuan tersebut turut disampaikan Sekretaris Lurah 8 Ulu, Hartati. Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Harimau Sumatera Bersatu atas perhatian dan kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran.
“Atas nama pemerintah kelurahan dan warga terdampak, kami mengucapkan terima kasih kepada Harimau Sumatera Bersatu. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ungkap Hartati.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dinilai penting agar warga terdampak dapat melewati masa sulit dan secara bertahap memenuhi kembali kebutuhan sehari-hari.
Perkuat Program Sosial hingga Tingkat PAC
Pembina HSB DPC Kota Palembang, Soehendra Tamzil, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan kemanusiaan tersebut sejalan dengan komitmen organisasi untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Selain membantu korban bencana, HSB juga menjalankan program Jumat Berkah melalui PAC di 18 kecamatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua PAC HSB Sukarame, Adi Simba, menegaskan bahwa jajaran organisasi akan terus berupaya menjaga konsistensi kegiatan sosial serta mempererat hubungan dengan masyarakat melalui aksi nyata.
Menurutnya, keberlanjutan kegiatan sosial menjadi salah satu cara untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat nilai persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kepedulian Harus Berkelanjutan
Penyaluran bantuan kepada korban kebakaran di 8 Ulu menjadi bagian dari upaya HSB membangun organisasi yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial di sekitarnya.
Di tengah musibah yang menimpa puluhan keluarga, bantuan berupa kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, dan uang tunai diharapkan dapat memberikan dukungan bagi warga untuk bangkit kembali.
HSB berharap kepedulian tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, melainkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Semangat berbagi dan gotong royong dinilai penting agar warga yang tertimpa musibah tidak merasa berjuang sendirian.
Bagi HSB, solidaritas bukan sekadar kata-kata. Kepedulian harus hadir melalui tindakan, dan keberadaan organisasi harus membawa manfaat bagi masyarakat.
Catatan redaksi: Naskah disusun berdasarkan informasi yang diberikan. Sebelum dipublikasikan, pastikan kembali ejaan nama dan jabatan narasumber, rincian bantuan, data rumah dan KK terdampak, serta kutipan langsung kepada narasumber terkait. (Red)








