Nusa Tenggara Timur | Zona Merah Putih.Com– Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Flores Timur menggelar rangkaian kegiatan pelibatan generasi muda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98. Puncak acara tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera memperingati hari sumpah pemuda yang berlangsung di pelataran Kantor Bupati Flores Timur pada Rabu, 28 Oktober 2026, mulai pukul 07.15 WITA.

Sebelumnya, Dinas PKO juga telah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Organisasi Pemuda dengan tajuk “Suara Orang Muda Flores Timur” pada Senin, 26 Oktober 2026. Rangkaian agenda tersebut dihadiri oleh 50 orang perwakilan pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Flores Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan, merembukkan, dan mendiskusikan berbagai saran serta aspirasi pemuda daerah yang selama ini belum terhubung dengan pemerintah daerah.

Suasana Rakor Orang Muda Flores Timur di dalam Aula
Suasana Rapat Koordinasi Pemuda Flotim bertajuk ”Suara Orang Muda Flores Timur” yang digelar Dinas PKO Flores Timur bertempat di hotel Sunrise Larantuka, Senin, (26/10/2026). (Foto: Dok/Djwanna/ZMP).

Kepala Bidang Kepemudaan Dinas PKO Flores Timur, Yones Eka Lamuri, S.I.P., menyatakan bahwa keterlibatan aktif generasi muda terlihat jelas dari seluruh rangkaian acara, mulai dari pelaksanaan rakor, hingga upacara peringatan. Menurutnya, bulan Oktober menjadi momentum yang tepat bagi pemuda untuk merumuskan suara bersama sebelum diserahkan kepada pimpinan daerah.

“Peran orang muda melalui kegiatan-kegiatan dari seminar hingga upacara hari ini menunjukkan bahwasanya orang muda ambil peran yang banyak, seperti aspirasi-aspirasi yang belum terhubung dengan pemerintah. Ini merupakan momen yang tepat di bulan Oktober, di mana suara orang muda bisa kita rembuk dan kita mendiskusikan bersama, selanjutnya tepat di tanggal 28 bisa diserahkan ke Pak Bupati untuk ditindaklanjuti lagi,” ungkap Yones saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.
Dirinya menjelaskan bahwa gagasan yang dibangun oleh Dinas PKO Flores Timur ini berfokus pada lompatan produktivitas pemuda. Program ini dirancang sebagai jembatan penghubung guna mengikis pembatas atau sekat komunikasi antara pemerintah daerah dan generasi muda, sekaligus menyediakan ruang bersama untuk membangun Flores Timur.
Lebih lanjut, Ia memaparkan bahwa seluruh aspirasi, usul, dan saran yang telah masuk dari para pemuda, termasuk hasil rumusan dalam rakor organisasi pemuda lalu, akan langsung diproses oleh tim internal yang dibentuk Dinas PKO Flores Timur. Tim tersebut bertugas memilah poin-poin aspirasi berdasarkan kewenangan instansi terkait.
“Karena aspirasi sudah masuk semua, kami akan melihat bahwa ini peran lintas sektor atau dari dinas PKO. Jadi seluruh aspirasi yang masuk dan usul saran dari teman-teman orang muda, ada tim dari kami Dinas PKO yang akan memilah memang mana ada tupoksi dinas yang bisa kami eksekusi, dan ada lintas sektor yang bisa saling berkolaborasi untuk mencari jalan keluar bagaimana persoalan orang muda bisa teratasi,” tutupnya.
Dokumen kumpulan aspirasi kepemudaan yang telah dirumuskan sejak pelaksanaan rakor tersebut dijadwalkan akan diserahkan langsung kepada Penjabat Bupati Flores Timur untuk dicermati dan ditindaklanjuti dalam kebijakan pembangunan daerah ke depan.