Nusa Tenggara Timur, Zonamerahputih.Com – Kelompok suporter sepak bola Curva Sud Flores Timur menyalurkan bantuan logistik bagi korban terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo. Aksi kemanusiaan ini dilakukan melalui kolaborasi penggalangan dana bersama kelompok suporter Snex (Semarang Extreme) asal Semarang.

Bendahara Curva SUD Flotim, Adriana Anisa Tukan mengatakan secara kelembagaan Curva Sud Flores Timur merupakan bagian resmi dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Kabupaten Flores Timur berdasarkan SK Bupati Flores Timur Nomor 191 Tahun 2026.

“Ketika mendengar kabar gempa yang terjadi di Nagekeo dan melihat banyaknya kerusakan serta masyarakat yang terdampak, kami merasa terpanggil untuk bergerak,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Adriana menjelaskan bahwa seluruh dana yang digalang oleh suporter SNEX di Semarang disalurkan melalui Curva Sud Flores Timur untuk dibelanjakan dan didistribusikan langsung sesuai kebutuhan di lapangan.

“Bukan hanya gerakan satu kelompok, tetapi merupakan bentuk solidaritas lintas daerah dan lintas kelompok suporter,” ungkapnya.

Bantuan gelombang pertama difokuskan pada kebutuhan dasar pengungsi, meliputi sembako dan perlengkapan higienis untuk kelompok rentan seperti perempuan, bayi, serta balita. Penyaluran bantuan didahului oleh proses asesmen guna memastikan logistik menyasar ke wilayah terisolasi yang belum tersentuh bantuan pihak lain. Di lokasi, tim menemukan satu tenda darurat yang padat dihuni oleh beberapa kepala keluarga bersama anak-anak.

Curva Sud Flores Timur saat ini tengah menyiapkan aksi gelombang kedua yang akan berfokus pada pemulihan pascabencana.

“Selain bantuan kebutuhan dasar, kami ingin melakukan kegiatan yang berkaitan dengan dukungan psikososial dan trauma healing, terutama bagi anak-anak dan masyarakat yang mengalami dampak dari gempa,” tutupnya.

Pihak Curva Sud Flotim mengimbau publik untuk menjaga konsistensi kepedulian selama masa pemulihan korban bencana, serta mengingatkan warga terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dengan mengikuti arahan resmi otoritas berwenang.