ZonaMerahPutih.comm/Boalemo – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Boalemo, Lahmuddin Hambali, memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader untuk lebih peka terhadap persoalan rakyat. Hal ini disampaikannya saat membuka Musyawarah Kecamatan (Muscam) V Partai Golkar Tilamuta yang berlangsung di Aula Kantor Desa Lahumbo, pada Sabtu (18 April 2024).
Dalam pidatonya, Lahmuddin menekankan bahwa menjadi kader Golkar berarti harus siap menempatkan kepentingan umum di atas segalanya. Ia menyoroti hambatan pembangunan embung (waduk kecil) pengendali banjir di Desa Mohungo yang terkendala masalah pembebasan lahan.
”Kader Golkar harus hadir di tengah masyarakat untuk memberi pemahaman. Pembangunan embung ini adalah kebutuhan bersama demi mencegah banjir. Jangan sampai kepentingan pribadi menghambat keselamatan dan kenyamanan publik,” tegas Lahmuddin.
Selain isu lingkungan, Lahmuddin mengajak para kader untuk jeli melihat peluang ekonomi di Tilamuta. Ia mencontohkan proyek pembangunan Batalyon di Desa Piloliyanga yang mengucurkan anggaran pusat sebesar Rp80 hingga Rp90 miliar ke daerah.
”Ini adalah peluang besar. Perputaran uang dari proyek ini harus dirasakan oleh pedagang kecil, pekerja lokal, dan pengusaha di Boalemo. Kader harus mampu mengawal agar kehadiran proyek nasional seperti ini benar-benar menghidupkan ekonomi warga sekitar,” tambahnya.
Menutup arahannya, Lahmuddin mengingatkan bahwa ketergantungan pada APBD Boalemo saja tidak cukup untuk menyejahterakan rakyat. Beliau mendorong optimalisasi Koperasi Desa (Kopdes) dan program strategis nasional yang masuk ke daerah.
”Kita tidak bisa hanya menunggu anggaran daerah yang terbatas. Kopdes harus diaktifkan kembali sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Saya ingin kader Golkar menjadi motor penggerak yang kreatif, menjemput program-program pusat agar kesejahteraan masyarakat Boalemo meningkat secara nyata,” tutupnya.
Melalui momentum Muscam V ini, Partai Golkar Tilamuta diharapkan semakin solid dan responsif dalam mengawal pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat kecil.
Redaksi : ZMP Boalemo/Rsy, As








