ZonaMerahPutih.com/Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo segera memulai pengerjaan fisik Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dalam waktu dekat, tim WSP, Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan kontraktor pelaksana dijadwalkan turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan sekaligus serah terima lokasi pekerjaan.
Kepastian ini disampaikan Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, saat membacakan Pandangan Akhir Kepala Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Boalemo, pada Selasa (14/7/2026).
Dalam pidatonya, Lahmuddin merinci bahwa empat lokasi pembangunan telah resmi berstatus siap eksekusi. Pada 10 Juli 2026, PPK menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Inovasi Multi Kreasi untuk pembangunan KNMP di tiga desa di Kecamatan Paguyaman Pantai, yakni Desa Bubaa, Desa Olibu, dan Desa Limbatihu. Menyusul pada 13 Juli 2026, penandatanganan kontrak kembali dilakukan bersama PT Almaliku untuk proyek di Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu.
”Empat lokasi tersebut telah berkontrak dan siap memasuki tahap pelaksanaan. Sementara tiga lokasi lainnya, yaitu Desa Patoameme, Desa Tabongo, dan Desa Girisa, masih dalam proses administrasi dan diharapkan dalam waktu dekat juga segera berkontrak,” kata Lahmuddin.
Sementara itu, proyek pembangunan satu unit KNMP di Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, saat ini dilaporkan sudah berjalan di lapangan.
Pengembangan di berbagai desa ini mengukuhkan Kabupaten Boalemo sebagai wilayah dengan jumlah pembangunan KNMP terbanyak di Provinsi Gorontalo. Hingga pertengahan Juli 2026, tercatat ada delapan lokasi KNMP yang tersebar di beberapa kecamatan di Boalemo.
”Dengan demikian, total Program Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Boalemo mencapai delapan lokasi. Jumlah ini merupakan yang terbanyak di Provinsi Gorontalo,” pungkas Lahmuddin.
Redaksi: ZMP Boalemo








