TEBING TINGGI, Zonamerahputih.com-29 September 2026 – Pemadaman listrik bergilir yang kerap dilakukan PT PLN (Persero) Unit Tebing Tinggi menuai sorotan dari masyarakat. Keluhan warga muncul karena pemadaman terjadi berulang dalam beberapa pekan terakhir tanpa informasi yang jelas terkait jadwal dan penyebabnya.
Berdasarkan laporan warga di sejumlah kecamatan di Kota Tebing Tinggi dan sekitarnya, pemadaman terjadi pada jam-jam produktif, mulai pagi hingga malam hari dengan durasi bervariasi antara 1 hingga 3 jam.
“Pemadaman bergilir ini sangat mengganggu aktivitas warga, terutama pelaku UMKM, pelajar, dan pelayanan publik. Warga butuh kepastian, bukan hanya pemadaman tanpa pemberitahuan,” ujar Ketua DPD AKPERSI Sumatera Utara, Senin (29/9).
Ia menambahkan, sebagai perusahaan BUMN yang mengelola hajat hidup orang banyak, PLN seharusnya mengedepankan prinsip transparansi dan komunikasi publik.
“Jika ada pemeliharaan jaringan atau defisit daya, sampaikan secara terbuka melalui kanal resmi. Jangan biarkan warga berspekulasi. Ini soal pelayanan publik,” tegasnya.
Hingga rilis ini diterbitkan, tim masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Manager PT PLN (Persero) ULP Tebing Tinggi terkait penyebab pemadaman bergilir, jadwal pemeliharaan, serta langkah antisipasi yang dilakukan.
AKPERSI Sumut mendesak PLN Unit Tebing Tinggi untuk:
1. Membuka informasi jadwal pemadaman bergilir secara resmi kepada publik 2. Mempercepat perbaikan jaringan dan memastikan keandalan pasokan 3. Memberikan kompensasi sesuai aturan jika pemadaman melebihi batas TDL yang ditetapkan
Pihaknya juga meminta PLN Pusat dan UID Sumatera Utara melakukan evaluasi terhadap kinerja ULP Tebing Tinggi.
Catatan Redaksi:
Rilis ini disusun berdasarkan keluhan warga dan pantauan awak media. Seluruh pihak yang disebutkan memiliki hak jawab dan hak koreksi sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.








