Puisi AKPERSI Oleh Fauzan

Sepenggal kalimat yang di rangkai menjadi sebuah puisi ungkapan dari perjalanan Asosiasi Keluarga Pers Indonesia sangat getol memperjuangkan para Wartawan apalagi yang tergabung ke AKPERSI sangat tegas dan sigap Ketua umumnya RinoTriyono,S.Kom.,SH.,C.IJ.,C,BJ.,C,EJ.,C,F.L.E., membela anggotanya dan menjadi garda terdepan.Jum’at 22/08/2025

Maka dari itu selamat membaca di bawah ini

 

AKPERSI

Datanglah cahaya baru yaitu Asosiasi Keluarga Pers Indonesia akrab di sebut Akpersi

Menjadi rumah dalam satu keluarga besar wartawan yang pemberani

Hadir di setiap provinsi di seluruh penjuru negeri ini

Kami warna baru dan usia pun beranjak satu tahun kalau tekad maupun nyali jangan di adu

Kami hadir dalam terang jika dalam gelap ada penindasan hanya ada satu kata LAWAN dan kita tak ragu

Merajut peristiwa sisi gelap wartawan Ada di tindas ,rumah di bakar di bunuh dan sebagainya semua begitu pilu

Wartawan juga manusia dengan tulisannya pula mata dunia melihat Indonesia yang beragam cerita

Jangan padam kemerdekaan pers banyak wartawan menjerit di pukul dengan tidak kepastian dalam mencari perlindungannya

Sungguh derita tragedi tahun demi tahun menimpa wartawan seakan akan tak di anggap ada

Padahal mereka pilar ke empat dalam berdemokrasi mitra dari semuanya tapi sering tersungkur di hantam oleh kemunafikan

Biyarlah sejarah yang mencatat tragedi kelam itu mari kita terus berjalan kedepan

Asa kekuatan itu masih ada dengan semangat bersama AKPERSI lahir dengan suara tangis perubahan

Datang bukan untuk memukul tapi untuk merangkul menjemput yang tertinggal menyelamatkan bagi yang hilang harapan

Ijinkanlah kami menjadi beda dalam pandangan untuk menuju wartawan berdaulat dan kuat

Jangan kau sentuh seluruh anggota AKPERSI sebab kami satu tubuh yang terikat dengan semangat

Andai kriminalisasi terhadap wartawan oleh para berengsek itu bisa ku lawan berikan aku pedang-Berikan aku pedang -berikan aku pedang Biyar aku cencang- cencang kupotong -potong mereka para keparat

Karya Fauzan

Yang mana di ketahui puisi tersebut di cipta oleh ketua DPD AKPERSI Asosiasi Keluarga Pers Indonesia Provinsi Kepri yaitu Fauzan bagian kecil potret perjalanan para rekan wartawan kami hadir dengan kekuatan baru dengan denyut nadi solidaritas bersama.

bukan hanya di kenal sebagai wartawan tapi dia juga seorang sastra itulah beliau Fauzan hasil karyanya,Puisi cukup banyak dan ingin beliau cetak untuk di jadikan sebuah buku diketahui tokoh muda wartawan dan sastrawan yang bernama Fauzan adalah anak seorang nelayan asal kabupaten Lingga

Iya berpesan kepada seluruh anak nelayan agar jangan pernah menyerah dengan keadaan saya sempat menjadi nelayan dan saya tidak bisa di patahkan dengan kegagalan jangan takut untuk gagal dan saya bangga sebagai anak nelaya