Kab. Agam, Zona Merah Putih – Kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Agam, khususnya Kecamatan Ampek Nagari, ditepis pengelola SPBU Bawan.
Owner SPBU Bawan, Jayat SH, M.Kn, memastikan stok BBM di SPBU 13.264.519 tersebut dalam kondisi aman. Penyaluran juga disebut berjalan rutin setiap hari sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurut Jayat, masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi persoalan ketersediaan BBM karena penyaluran kepada SPBU terus dilakukan secara rutin.
“Kami memastikan stok BBM di SPBU Bawan dalam kondisi aman. Penyaluran ke SPBU juga terus dilakukan setiap hari sesuai kebutuhan,” kata Jayat.
Ia menegaskan, ketersediaan stok menjadi perhatian penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan kebutuhan BBM dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Pemantauan terhadap stok dan penyaluran BBM terus dilakukan guna mengetahui kondisi di lapangan serta mengantisipasi apabila terjadi kendala distribusi.
Jayat juga meminta masyarakat tidak mengambil langkah berlebihan dengan melakukan pembelian BBM dalam jumlah besar karena khawatir terjadi kelangkaan.
Menurutnya, panic buying justru berpotensi menimbulkan antrean panjang dan membuat pola pelayanan serta penyaluran BBM menjadi kurang optimal.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Masyarakat cukup membeli BBM sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Imbauan tersebut disampaikan agar kondisi distribusi tetap terkendali dan pelayanan SPBU dapat berlangsung secara normal tanpa tekanan akibat pembelian berlebihan.
Jayat mengatakan pihaknya terus memperhatikan perkembangan kebutuhan BBM masyarakat, khususnya di wilayah Ampek Nagari yang menjadi bagian dari wilayah pelayanan SPBU Bawan.
Ia berharap masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi stok sehingga tidak mudah mengambil kesimpulan berdasarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya.
Sementara itu, Humas SPBU 13.264.519, Rhomy Saputra, mengatakan pemantauan terhadap stok dan penyaluran BBM terus dilakukan secara berkelanjutan.
Rhomy menyebut pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat dapat dipertahankan secara optimal.
“Kami akan terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM di Pertamina Bawan,” ujar Rhomy.
Selain melakukan pemantauan, pihaknya juga berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan proses distribusi BBM berjalan lancar sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran penyaluran sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Rhomy menegaskan pemantauan dan koordinasi akan terus dilakukan selama proses distribusi BBM berlangsung di wilayah pelayanan Pertamina Bawan.
“Kami terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tutup Rhomy. (Ade.A)








