ZonaMerahPutih.com/Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo bergerak cepat memberikan penanganan terhadap warga yang membutuhkan bantuan sosial dan kesehatan. Melalui program Penjangkauan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan Disabilitas Terlantar, seorang wanita paruh baya yang hidup sebatang kara berhasil dievakuasi dalam kondisi sakit.

 

Warga tersebut bernama Rani Harun (49), warga Dusun 3, Desa Pentadu Barat. Ia ditemukan oleh petugas sosial dalam keadaan memprihatinkan—hidup terlantar dan berjuang melawan stroke ringan di sebuah bangunan kayu terbuka (dego-dego). Untuk menyambung hidup sehari-hari, Rani hanya bisa mengandalkan belas kasihan dari warga sekitar.

 

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat mengenai kondisi Rani, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Boalemo langsung turun ke lapangan untuk melakukan observasi dan evakuasi.

 

Mendengar kabar tersebut, Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali, langsung meninjau kondisi warga tersebut pada Rabu (10 Juni 2026). Beliau segera menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan recovery dan perawatan intensif bagi warga miskin tersebut.

 

“Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Saya instruksikan seluruh pihak terkait untuk segera melakukan pemulihan dan memberikan perawatan terbaik bagi Ibu Rani,” tegas Lahmuddin.

 

Sebagai langkah cepat, Kepala Dinas Sosial PMD langsung membangun koordinasi lintas sektor dengan menghubungi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Desa Pentadu Barat.

 

Kolaborasi cepat pun langsung dilakukan di lapangan melalui beberapa langkah taktis:

1. Kunjungan Lapangan: Kepala Desa Pentadu Barat, tim Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan segera mengunjungi lokasi tempat tinggal Rani untuk memastikan kondisinya.

2. Asesmen & Evakuasi: Tim penanganan Program PPKS dan Disabilitas Terlantar langsung melakukan asesmen mendalam dan mengevakuasi Rani ke Rumah Singgah DAMAI Dinas Sosial.

3. Rujukan Medis: Setelah diamankan di Rumah Singgah DAMAI, Rani dijadwalkan segera dirujuk ke Rumah Sakit (RS) setempat guna mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif dan layak.

 

Langkah responsif ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan bagi warga disabilitas serta masyarakat telantar yang membutuhkan uluran tangan pemerintah.

 

Redaksi: ZMP Boalemo