ZonaMerahPutih.com/Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) V Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Boalemo yang digelar di Graha Putra Tunggal, Sabtu (25/4).

 

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Gorontalo, Ismet Mile, dan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Karyawan Ekaputra Noho, serta jajaran pimpinan partai politik di Kabupaten Boalemo.

 

Dalam sambutannya sebagai pembina politik daerah, Wakil Bupati Lahmuddin Hambali menegaskan bahwa partai politik merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan parpol sangat krusial dalam menjaga stabilitas politik serta mendorong pembangunan yang inklusif.

 

“Partai politik memiliki peran penting dalam membangun komunikasi politik yang sehat dan produktif. Pemerintah daerah sangat terbuka terhadap masukan yang konstruktif demi kemajuan daerah,” ujar Lahmuddin.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPC PPP dan seluruh kadernya yang selama ini aktif memberikan kontribusi, baik berupa saran maupun kritik melalui saluran legislatif di DPRD, guna memperkuat arah pembangunan di Kabupaten Boalemo.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Lahmuddin memberikan gambaran transparan mengenai kondisi fiskal daerah. Ia mengungkapkan bahwa saat ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boalemo berada dalam situasi efisiensi yang ketat.

 

“Ruang fiskal kita cukup terbatas, namun hal tersebut tidak mengurangi komitmen pemerintah daerah untuk terus menghadirkan pembangunan bagi masyarakat,” jelasnya.

 

Untuk menyiasati keterbatasan anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Boalemo proaktif melakukan jemput bola ke pemerintah pusat. Langkah ini diambil guna memastikan program-program strategis nasional dapat mengalir ke daerah agar pembangunan tidak mengalami stagnasi.

 

Lebih lanjut, Lahmuddin memaparkan sejumlah program strategis yang tengah berjalan, mulai dari pembangunan sekolah rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, hingga pembangunan batalyon. Fokus utama juga tertuju pada sektor pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih.

 

“Jika kita tidak aktif bergerak di tingkat pusat, pembangunan bisa stagnan. Khusus untuk program Kampung Nelayan, pada tahun 2026 direncanakan akan bertambah di tiga wilayah, yakni Kecamatan Mananggu, Dulupi, dan Paguyaman Pantai,” tambahnya.

 

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Lahmuddin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo berkomitmen penuh untuk bekerja secara inklusif tanpa memandang latar belakang politik.

 

“Pemerintah daerah akan terus memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berpihak pada kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Boalemo tanpa terkecuali,” pungkasnya.

 

Redaksi: ZMP Boalemo