NABIRE, PAPUA TENGAH – Dalam rangka menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, Polsek Makimi melaksanakan penertiban aksi balapan liar yang melibatkan anak-anak di bawah umur dan kalangan remaja di Jalan Baru, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.30 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Makimi, IPTU Samuel Picauly, bersama personel piket Regu I Polsek Makimi.

Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 20 unit kendaraan bermotor yang diduga digunakan untuk aksi balapan liar maupun kendaraan yang tidak memenuhi standar kelayakan. Selain itu, sebanyak 23 anak di bawah umur dan remaja turut diberikan pembinaan serta imbauan agar tidak kembali terlibat dalam aktivitas balapan liar.

Penertiban ini dilakukan menyusul adanya keresahan masyarakat terhadap aktivitas balapan liar yang kerap berlangsung di lokasi tersebut. Bahkan, berdasarkan catatan kepolisian, para pelaku sebelumnya telah beberapa kali diberikan imbauan dan pernah membuat pernyataan di Polsek Makimi untuk tidak mengulangi perbuatannya. Namun, aktivitas serupa kembali ditemukan.

Kapolsek Makimi IPTU Samuel Picauly menegaskan bahwa langkah penertiban tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kepolisian dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari risiko kecelakaan lalu lintas.

Dalam proses penanganan, pihak kepolisian juga memanggil orang tua para remaja untuk diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak, terutama ketika berada di luar rumah.

Kepada para orang tua, petugas menyampaikan bahwa tindakan kepolisian bukan semata-mata untuk memberikan hukuman, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan pembinaan agar anak-anak tidak terjerumus dalam kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Polsek Makimi juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, terlebih saat berlangsungnya Operasi Patuh yang mengedepankan penegakan disiplin berlalu lintas.

Kegiatan penertiban tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat, yakni Aloisius Oi dan Daliman. Keduanya menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Nabire melalui Kapolsek Makimi atas langkah tegas yang dilakukan untuk mengatasi aksi balapan liar yang selama ini meresahkan masyarakat.

Menurut keduanya, aktivitas balapan liar tidak hanya membahayakan para pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Mereka berharap kegiatan penertiban seperti ini terus dilakukan demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Distrik Makimi.

Sebagai tindak lanjut, pada pukul 22.15 WIT, personel Satuan Lalu Lintas Polres Nabire yang dipimpin Ka Jaga Regu Piket AIPTU Sarmin Tangadji, bersama dua personel lainnya, turut mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Kedatangan personel Satlantas tersebut merupakan tindak lanjut atas perintah lisan Kapolres Nabire terkait kegiatan penertiban yang sebelumnya dilaksanakan oleh Polsek Makimi.

Dalam kesempatan tersebut, AIPTU Sarmin Tangadji menyampaikan imbauan kepada para orang tua agar lebih memperhatikan kelengkapan administrasi dan kondisi kendaraan yang digunakan anak-anak mereka. Pihak Satlantas juga menegaskan bahwa kendaraan yang melanggar ketentuan akan ditindak sesuai aturan lalu lintas yang berlaku.

Dari hasil penanganan Satlantas Polres Nabire, sebanyak 7 unit kendaraan dikenakan tindakan tilang, sedangkan 13 unit kendaraan lainnya diberikan teguran dan imbauan. Para orang tua juga diarahkan untuk mengurus kepemilikan SIM bagi anak yang telah memenuhi persyaratan, membayar pajak kendaraan, serta melengkapi kelengkapan kendaraan sesuai ketentuan.

Kegiatan penertiban dan penanganan tersebut berakhir pada pukul 22.50 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali.

Melalui kegiatan ini, Polsek Makimi bersama Satlantas Polres Nabire mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap anak-anak serta tidak memberikan ruang bagi berkembangnya aksi balapan liar.

Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Mencegah balapan liar bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian keluarga dan seluruh masyarakat demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Nabire.