MAKIMI, PAPUA TENGAH – Kepolisian Sektor (Polsek) Makimi melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja GKI Jemaat Syalom, Kampung Makimi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk menjalin silaturahmi dengan jemaat gereja sekaligus menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.15 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Makimi, IPTU Samuel Picauly, bersama sejumlah personel Polsek Makimi dan Ketua Bhayangkari Ranting Makimi. Melalui program Minggu Kasih, Polri berupaya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan setempat.
Ibadah Minggu dipimpin oleh Agus Zet Imbiri dengan mengangkat tema “Yesaya Mendapat Panggilan Allah”, berdasarkan Kitab Yesaya 6:1–13. Ibadah berlangsung hingga pukul 11.00 WIT dan diikuti sekitar 50 jemaat dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Makimi, IPTU Samuel Picauly, menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada jemaat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tokoh perempuan yang hadir.
Kapolsek Ajak Warga Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Salah satu perhatian utama yang disampaikan Kapolsek Makimi adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.
Menurutnya, rumput dan lahan yang mengering akibat cuaca terik sangat mudah terbakar apabila terkena api. Karena itu, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Upaya pencegahan tersebut membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh masyarakat agar kebakaran tidak meluas serta tidak menimbulkan kerugian bagi lingkungan maupun mengganggu kesehatan warga.
Kapolsek juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan minuman keras (miras), khususnya di kalangan generasi muda.
Ia mengimbau para orang tua agar terus mengawasi, membimbing, dan memberikan pemahaman kepada anak-anak mereka mengenai dampak negatif konsumsi minuman keras, yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, Kapolsek mengingatkan bahwa sejumlah persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat kerap berkaitan dengan konsumsi minuman keras. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk mengambil peran dalam mencegah kebiasaan tersebut.
Kepada para penjual minuman keras, Kapolsek berharap agar lebih bijaksana dalam menjalankan aktivitas usaha dan mempertimbangkan dampaknya terhadap keamanan serta kehidupan sosial masyarakat.
Sosialisasikan Penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Makimi turut menyampaikan informasi mengenai penerimaan peserta didik SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang berlokasi di Kota Bogor.
Ia mengajak para orang tua untuk memberikan motivasi kepada anak-anak agar rajin belajar, memiliki semangat meraih cita-cita, serta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas, berdisiplin, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.
Kapolsek juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat adat Makimi atas partisipasi serta peran aktif mereka dalam membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Distrik Makimi.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah, dan seluruh lapisan masyarakat dapat terus dipelihara sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Makimi juga menyampaikan bahwa apabila masyarakat menemukan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian, masyarakat dipersilakan untuk menyampaikan laporan atau pengaduan kepada Kapolsek Makimi agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Perkuat Kemitraan Polri dan Masyarakat
Kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui komunikasi langsung, mendengarkan aspirasi, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara humanis.
Kehadiran personel Polsek Makimi di tengah jemaat diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Briptu Kurnia Eka Febrianto dan Briptu Karel Rumaseb selaku Bhabinkamtibmas, Bripda Frian H. Wambrauw, serta Ketua Bhayangkari Ranting Makimi.
Seluruh rangkaian kegiatan ibadah dan Minggu Kasih berakhir pada pukul 11.00 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polsek Makimi berharap semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas terus meningkat demi terciptanya suasana yang aman dan damai di wilayah Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.








