ZonaMerahPutih.com/Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo resmi membuka kegiatan Pembinaan dan Pemetaan Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (Alkes) di Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Tingkat Kabupaten Boalemo Tahun 2026. Acara strategis ini dilangsungkan di Cabana Resort Bolihutuo pada Jumat (22 Mei 2026)
Mewakili Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, sambutan tertulisnya dibacakan dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali.
Dalam sambutan tersebut, Bupati menekankan bahwa seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes), baik milik pemerintah pusat, daerah, maupun swasta, wajib memenuhi standar ketersediaan sarana, prasarana, dan alat kesehatan demi menjamin mutu pelayanan kepada masyarakat.
Untuk memetakan kesiapan fasyankes tersebut, Kementerian Kesehatan telah menetapkan penggunaan Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK) berbasis web melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 31 Tahun 2018.
Bupati menggarisbawahi bahwa data yang diinput oleh masing-masing fasyankes ke dalam ASPAK akan berdampak langsung pada kebijakan penganggaran, baik di tingkat daerah maupun pusat.
”Data yang Bapak dan Ibu inputkan ke dalam ASPAK ini sangat memengaruhi proses pengambilan kebijakan. Jadi tolong diisi dengan benar agar tidak terjadi kesalahan pengambilan kebijakan yang terkait penganggaran sarana, prasarana, dan alat kesehatan,” tegas Wabup Lahmuddin Hambali.
Lebih lanjut, Pemkab Boalemo mengingatkan agar setiap fasyankes melakukan pembaruan (updating) data ASPAK minimal 2 kali dalam setahun, yang kemudian divalidasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten. Validasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan syarat krusial untuk memperoleh dana pusat.
”Validasi ASPAK ini juga menjadi salah satu syarat pengajuan usulan permintaan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan, sehingga kegiatan ini sangat penting untuk kita laksanakan,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Pemkab Boalemo menaruh harapan besar kepada para pengelola barang atau aset di Puskesmas dan Labkesmas yang menjadi peserta kegiatan. Mereka diminta mengikuti seluruh materi dengan serius agar mampu mengoperasikan aplikasi dan melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan—baik saat terjadi penambahan, penghapusan, pemindahan, maupun perubahan kondisi fisik alat kesehatan.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Bupati Boalemo resmi membuka kegiatan tersebut, dengan harapan besar membawa peningkatan signifikan bagi kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Boalemo.
Redaksi: ZMP Boalemo








