ZonaMerahPutih.comm/Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Wisuda Akbar School Master Teacher (SMT) Gorontalo yang dilaksanakan di Aula MTS.N Tilamuta, pada Sabtu, (18 April 2026). Dalam arahannya, Wabup memberikan apresiasi tinggi kepada para guru yang memiliki inisiatif mandiri untuk meningkatkan kompetensi profesional mereka.

 

Dalam pidatonya, Lahmuddin menyoroti fenomena masa lalu di mana peningkatan kapasitas guru sering kali hanya bergantung pada ketersediaan anggaran daerah. Ia memuji para peserta SMT yang justru aktif mencari peluang pengembangan diri tanpa harus membebani anggaran dinas terkait.

 

​”Zaman sekarang, guru-guru sendiri kalau tidak mau mencari (ilmu), maka akan ketinggalan. Saya sangat bangga karena kelompok guru inilah yang benar-benar mau bergerak untuk maju,” ujar Lahmuddin.

 

Pemerintah Kabupaten Boalemo menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Yayasan Dhuafa (GSI/SGI) yang telah memfasilitasi program peningkatan kapasitas guru ini. Menurut Wabup, kehadiran pihak ketiga sangat membantu di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah yang cukup signifikan.

 

Dirinya juga mengungkapkan bahwa anggaran Dinas Pendidikan pada tahun 2026 mengalami penurunan drastis, dari yang sebelumnya diproyeksikan di angka puluhan miliar kini hanya tersisa sekitar 6 miliar rupiah. “Datangnya utusan dari yayasan ini harus kita hargai sebagai solusi di tengah keterbatasan APBD kita,” tambahnya.

 

Menutup sambutannya, Wabup Lahmuddin berbagi kisah personal mengenai orang tuanya yang juga seorang guru di masa lalu dengan gaji yang sangat terbatas. Hal ini ia sampaikan untuk memotivasi 28 guru wisudawan agar tetap berdedikasi meski menghadapi berbagai tantangan administratif maupun finansial.

 

​Ia berharap para guru yang telah menempuh pelatihan selama empat bulan ini dapat menjadi panutan (role model) di sekolah masing-masing dan tidak berhenti meningkatkan kualitas diri demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Boalemo.

 

ZMP Boalemo