
PALEMBANG – zonamerahputih.com – Sebuah video dan informasi mengenai dugaan penyerangan terhadap sebuah rumah warga di Jalan Panca Usaha, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, viral di media sosial. Peristiwa yang disebut melibatkan sejumlah pria diduga membawa senjata api dan senjata tajam itu terjadi pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 19.10 WIB.
Korban berinisial J mengaku rumahnya didatangi sekitar enam orang tidak dikenal (OTK) yang diduga melakukan penyerangan setelah sebelumnya terjadi perselisihan di jalan.
Menurut keterangan korban, insiden bermula saat dirinya mengendarai sepeda motor bersama istri dan anaknya melintas di Jalan Pangeran Ratu, tepatnya di kawasan Jembatan 1 Jakabaring. Saat itu korban menegur seorang pengendara sepeda motor yang melaju tanpa menyalakan lampu.
Teguran tersebut diduga disalahartikan sehingga memicu adu mulut yang diwarnai saling melontarkan kata-kata kasar.
“Karena tidak ingin memperpanjang persoalan, saya memilih pulang ke rumah bersama istri dan anak,” ujar J.
Namun, setibanya di rumah di kawasan Jalan Panca Usaha, korban mengaku pengendara tersebut diduga masih mengejarnya hingga berhenti di depan rumah.
Korban menuturkan, orang tersebut diduga sempat mengeluarkan senjata api dan mencoba melepaskan tembakan ke udara. Akan tetapi, senjata tersebut disebut tidak meletus. Setelah situasi mulai ramai oleh warga, orang tersebut pergi sambil diduga mengucapkan ancaman akan kembali.
Sekitar 10 menit kemudian, menurut korban, pria tersebut datang lagi bersama sekitar enam rekannya menggunakan tiga unit sepeda motor.
Korban mengaku para pelaku kemudian melakukan penyerangan dengan membawa senjata api dan senjata tajam jenis pedang. Dari dalam rumah, korban mengaku mendengar tiga kali letusan yang diarahkan ke rumahnya.
“Posisi saya berada di dalam rumah. Terlapor menembakkan senjata api ke arah rumah sebanyak tiga kali,” tutur korban.
Merasa keselamatan keluarganya terancam, korban bersama istri dan anaknya segera menyelamatkan diri. Pada malam itu juga, korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang.
Korban berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas para pelaku dan menindaklanjuti laporannya.
“Kami mohon kepada Bapak Kapolrestabes Palembang agar laporan saya segera ditindaklanjuti,” harapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Jedi, S.H., membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut.
“Benar, laporannya sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya singkat. ( Red )








