Nabire, Papua Tengah — Program Desa Cahaya yang diinisiasi oleh YBM PLN resmi dilaksanakan di Kampung Biha, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Program ini merupakan bentuk komitmen dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kawasan Masjid, khususnya bagi masyarakat dhuafa.

Sebagai langkah awal pelaksanaan program, tim YBM PLN bersama pendamping melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kampung Biha. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep, tujuan, serta tahapan program Desa Cahaya agar dapat berjalan secara partisipatif dan berkelanjutan.

 

Selain sosialisasi, juga dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai unsur masyarakat kampung. Melalui FGD tersebut, dilakukan penggalian potensi lokal yang dimiliki Kampung Biha, baik di sektor pertanian, perikanan, peternakan, maupun usaha mikro masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu memetakan potensi unggulan yang dapat dikembangkan secara terintegrasi dalam satu kawasan pemberdayaan.

 

Masyarakat Kampung Biha menyambut baik kehadiran program Desa Cahaya. Mereka berharap, program ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga dhuafa di wilayah tersebut.

 

YBM PLN sendiri merupakan lembaga zakat yang menghimpun dan mengelola dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PT PLN (Persero). Dalam menjalankan programnya, YBM PLN menyalurkan bantuan dan pemberdayaan kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan asnaf zakat yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an, meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil, dan riqab. Melalui program Desa Cahaya, sasaran utama adalah masyarakat yang termasuk dalam kategori fakir dan miskin agar mampu bangkit secara ekonomi dan menuju kemandirian.

YBM PLN Laksanakan Program Desa Cahaya di Kampung Biha, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Kawasan Masjid

Nabire, Papua Tengah — Program Desa Cahaya yang diinisiasi oleh YBM PLN resmi dilaksanakan di Kampung Biha, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Program ini merupakan bentuk komitmen dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kawasan Masjid, khususnya bagi masyarakat dhuafa.

Sebagai langkah awal pelaksanaan program, tim YBM PLN bersama pendamping melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kampung Biha. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep, tujuan, serta tahapan program Desa Cahaya agar dapat berjalan secara partisipatif dan berkelanjutan.

Selain sosialisasi, juga dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai unsur masyarakat kampung. Melalui FGD tersebut, dilakukan penggalian potensi lokal yang dimiliki Kampung Biha, baik di sektor pertanian, perikanan, peternakan, maupun usaha mikro masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu memetakan potensi unggulan yang dapat dikembangkan secara terintegrasi dalam satu kawasan pemberdayaan.

Masyarakat Kampung Biha menyambut baik kehadiran program Desa Cahaya. Mereka berharap, program ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga dhuafa di wilayah tersebut.

YBM PLN sendiri merupakan lembaga zakat yang menghimpun dan mengelola dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PT PLN (Persero). Dalam menjalankan programnya, YBM PLN menyalurkan bantuan dan pemberdayaan kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan asnaf zakat yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an, meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil, dan riqab. Melalui program Desa Cahaya, sasaran utama adalah masyarakat yang termasuk dalam kategori fakir dan miskin agar mampu bangkit secara ekonomi dan menuju kemandirian.