Riau – Zonamerahputih.com : Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rokan Hulu, Provinsi Riau, sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke VI pada Ahad (07/09/25). Kegiatan ini merupakan pengukuhan jajaran DPTD yang terdiri dari Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Etik Daerah (DED), serta Dewan Pengurus Daerah (DPD).
Acara diawali dengan penyerahan LPJ dari DPTD PKS Periode 2020-2025 kepada Ketua DPW PKS Riau Ahmad Tarmizi.
Pengukuhan tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah PKS Provinsi Riau H. Ahmad Tarmizi, Lc. MA, Seluruh jajaran DPTD yang dikukuhkan mengucapkan dan menandatangani ikrar yang disaksikan langsung oleh seluruh peserta yang hadir.
Dalam pidatonya ketua DPW mengingatkan bahwa kunci kekuatan PKS selama ini adalah struktur yang solid, kader yang militan dan kerja yang kolektif. Ketiga hal ini mesti seimbang dan harus terus dikuatkan.
Selain itu, pesan presiden PKS melalui H. Ahmad Tarmizi “Mari bersama mewujudkan Visi besar pengurus PKS periode 2025-2030 yang diturunkan dengan istilah Kader Kaderisasi (K2) dan Pelayanan Publik (P2)”.
Ia juga mengingatkan baik struktur maupun seluruh kader harus peka dengan situasi terkini. Dimana kita harus hadir dalam menjawab kegelisahan masyarakat.
Adapun pengurus DPTD periode 2025-2030 yang dilantik pada Musda ini. Dijajaran MPD sebagai ketua H. Mahmud, SE dan Sapran, M.Pd sebagai Sekretaris MPD.
Untuk Dewan Etik Daerah, Syahbana Lubis, MA didaulat sebagai Ketua, dan Armadi, M.Pd menjadi Sekretaris.
Sedangkan untuk Dewan Pengurus Daerah, sosok Tokoh Publik H. Adam Syafaat, MA diamanahkan menjadi Ketua, kemudian H. Depredi Kurniawan, ST.MM sebagai Sekretaris, dan Almi, S.Pd kembali diberikan tugas menjadi Bendahara.
Tangis Adam Syafaat MA Pecah , Saat Pidato

Ketua DPD Adam Syafaat, dalam pidato politiknya tiba tiba membuat para peserta musyawarah tertunduk. Bagaimana tidak, saat pidatonya Adam syafaat menangis seraya berkata ” innalillahi “, sejenak pidato pun terhenti. Setelah beberapa menit berlalu, pidato dilanjutkan dengan menyampaikan mohon dukungan kepada seluruh kader dan pengurus untuk sama-sama mewujudkan kemenangan PKS Rokan Hulu.
Tingkah laku Anggota DPRD Provinsi Riau ini, mengingatkan kita tentang sejarah pemimpin Islam dari kalangan Bani Umayyah, yakni Umar Bin Abdul Aziz, yang menangis terisak Isak seraya berkata “innalillahi wainnailaihi rojiun” saat diangkat menjadi Khalifah ke 8 dari kaumnya, pada tahun 717 Masehi.
Tangisan saat menerima amanah merupakan perilaku yang aneh dizaman sekarang. Namun faktanya bagi yang faham bahwa amanah itu berat, tentu akan khawatir keadaannya kelak dihari akhirat.
Kepada Zonamerahputih.com, Adam Syafaat mengaku ” Amanah itu tidak diterima oleh makhluk lain , selain manusia, dan pertanggungannya berat. Kendati demikian, Amanah harus dijalankan dengan baik agar mendatangkan keberkahan dunia dan akhirat.”
Pria yang akrab disapa Ustad Adam ini, juga mengungkapkan bahwa sebagai pemimpin PKS Rokan Hulu, dirinya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik mungkin. Terutama dalam menjalankan misi partai yakni peningkatan kualitas dan kuantitas kader serta kerja-kerja ke-ummatan. (Mita)





