BINTUNI ZMP.COM – Menanggapi persoalan genangan air yang kerap melanda saat musim hujan, sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni (UNIMUTU) mengambil langkah konkret. Mereka melakukan aksi bersih-bersih saluran irigasi mulai dari jalan masuk kampus hingga Kali Tisai, Argosigemerait, Distrik Bintuni Timur.
Aksi ini dipicu oleh keprihatinan mahasiswa terhadap kondisi jalan protokol yang sering tergenang. Perwakilan mahasiswa, Malkin Kosepa, menjelaskan bahwa luapan air di sepanjang jalan depan Kantor Distrik Bintuni Timur hingga gerbang kampus seringkali menyebabkan kendaraan roda dua mogok dan menghambat aktivitas warga.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami. Genangan air di sini sudah sangat mengganggu, bahkan banyak motor yang mogok karena memaksakan lewat saat banjir,” ujar Malkin di sela-sela kegiatan.
Malkin menyayangkan kondisi ini karena menurutnya, pemeliharaan drainase seharusnya menjadi tanggung jawab Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ia menilai, jika instansi teknis bekerja secara rutin, masyarakat tidak perlu terhambat oleh masalah klasik seperti luapan irigasi.
“Bupati Teluk Bintuni sebenarnya sudah membagi tugas dengan jelas kepada setiap OPD. Kami berharap instansi terkait tidak menutup mata terhadap hal-hal yang terlihat sepele ini, karena dampaknya sangat besar bagi mobilitas warga,” tegasnya.
Melalui aksi ini, para mahasiswa berpesan agar Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni lebih proaktif dalam melakukan pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur kota.
“Kami berharap kedepannya ada perhatian serius dan tidak ada pembiaran yang berkelanjutan. Ini demi kelancaran aktivitas dan kebersihan Kota Teluk Bintuni yang kita cintai bersama,” pungkas Malki.








