ZonaMerahPutih.com/Boalemo – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Boalemo, Hartati Moha Pagau, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan Posyandu merupakan kunci utama dalam mempercepat pemenuhan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di wilayah Kabupaten Boalemo.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada agenda Rapat Koordinasi Percepatan Layanan 6 SPM Posyandu sekaligus Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Desa se-Kabupaten Boalemo Tahun 2026, yang digelar di Pendopo Kantor Bupati, Kamis (7 Mei 2026).
Dalam arahannya, Hartati menekankan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni rutin. Ia memandang momentum ini sebagai titik balik untuk memperkuat komitmen lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih maksimal.
“Posyandu hari ini telah bertransformasi. Ia bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi, melainkan simpul integrasi seluruh layanan dasar masyarakat,” ujar Hartati.
Ia menjelaskan bahwa peran Posyandu kini jauh lebih luas, mencakup berbagai aspek kesejahteraan yang menyentuh langsung kehidupan keluarga di tingkat desa.
Untuk mewujudkan transformasi tersebut, Hartati menggarisbawahi tiga strategi prioritas yang harus segera diimplementasikan di Kabupaten Boalemo:
– Penguatan Kelembagaan: Memastikan struktur Posyandu aktif di semua tingkatan dengan dukungan kebijakan desa yang konkret.
– Peningkatan Kapasitas SDM: Menitikberatkan pada kompetensi kader dan Ketua Tim Pembina Desa sebagai ujung tombak pelayanan. “Tanpa SDM yang kuat, transformasi ini tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.
– Akurasi Data Berbasis Keluarga: Membangun sistem pendataan yang valid sebagai fondasi intervensi pemerintah agar tepat sasaran.
Menutup sambutannya, Hartati berharap pengukuhan pengurus baru ini mampu memicu sinergi yang lebih solid. Dengan koordinasi yang terpadu, diharapkan layanan 6 SPM—yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman ketertiban umum, dan sosial—dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh masyarakat Boalemo.
Redaksi: ZMP Boalemo








