TELUK BINTUNI, ZMP.COM – Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kabupaten Teluk Bintuni terlihat bocor saat terjadinya hujan deras pada malam hari ini sekitar pukul 18:00 WIT hingga 19:00 WIT, Minggu (07/12) yang dinilai dapat berdampak pada tenaga medis maupun pada pasien atau keluarga pasien yang berada di ruangan tersebut.
Dimana kebocoran tersebut terlihat jelas melewati salah satu lubang down light pada ruangan UGD. Hal tersebut dapat mengakibatkan aliran listrik ke lantai karena aliran air saat kondisi lampu sedang menyala.
Saat pihak media ini berupaya melakukan konfirmasi kepada Direktur RSUD Teluk Bintuni melalui pesan WhatsApp, dr. Novita Panggau, Sp.PD, M.MRS, FINASIM yang saat ini sedang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut RSUD Teluk Bintuni mengatakan bawah bangunan UGD telah sering dilakukan Rehap atau perbaikan. Namun karena adanya kebocoran pada talang yang berkarat sehingga terjadi kebocoran seperti saat ini.
“Untuk bangunan UGD sudah beberapa kali dilakukan rehab. Dan tahun ini dilakukan beberapa perbaikan juga. Info dari staf IPSRS, ada permasalahan talang yang sudah berkarat, sehingga begitu load banyak, air di talang akan meluap. Tahun depan kami ada perencanaan pembangunan UGD yang baru. Semoga bisa terealisasi sesuai dengan pagu yang ada.” Ujar Dirut RSUD Dalam pesannya saat menjawab konfirmasi media ini.
Lanjut Novita, pihaknya tentu tidak menutup mata. Seperti yang pernah di sampaikan bahwa RS butuh sekali perbaikan infrastruktur karena usia bangunan sudah lebih 10 tahun. Tetapi tentunya hal ini tidak bisa instan, butuh proses.
Untuk masalah kebocoran yang terjadi pada malam hari ini dirinya telah menginstruksikan bidang terkait guna menangani kebocoran yang terjadi pada malam hari ini. Sementara teman-teman IPSRS sedang memperbaiki jaringan lampu dan listrik, karena ini berbahaya saat terjadi kebocoran. Tutup Plt Dirut RSUD.
Reporter : Ariawan








