Suasana duka menyelimuti rumah almarhum Serda Hamdani di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (22/2/2026). Prajurit TNI tersebut gugur saat menjalankan tugas pengamanan di Papua Tengah.

Almarhum yang merupakan anggota Deninteldam XVII/Cenderawasih menjadi korban penyerangan di Pos Palang/Jaga 1 PT Kristalin Eka Lestari, Kampung Legari, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, pada Sabtu (21/2/2026). Dalam peristiwa tersebut, Serda Hamdani meninggal dunia saat menjalankan tugas negara.

Sejumlah keluarga dan kerabat memadati rumah duka untuk menanti kedatangan jenazah prajurit berusia 36 tahun tersebut. Isak tangis menyelimuti suasana haru di kediaman almarhum.

Ayah almarhum, Hamka, mengaku pertama kali menerima kabar duka pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WITA. Ia memastikan kabar tersebut setelah melihat identitas yang mencantumkan tanggal lahir putranya, 30 Agustus 1990.

Komunikasi terakhir antara almarhum dan keluarga terjadi pada 15 Februari 2026 melalui pesan singkat. Saat itu, Serda Hamdani sempat mengirimkan uang kepada ayahnya untuk persiapan Ramadan.

Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.