Zonamerahputih.com / Boalemo — Pemerintah Kabupaten Boalemo terus mengakselerasi penguatan sektor peternakan sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah. Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui pembukaan Pelatihan Calon Inseminator Angkatan IV Tahun 2026 oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang, Jawa Barat, Pada Minggu (30/08/2026).

 

​Pelatihan intensif selama 21 hari ini diikuti oleh 13 peserta utusan asal Kabupaten Boalemo. Pembukaan acara turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo Prof. Nurdin serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Andi Faizal Hurudji.

 

​Dalam arahannya, Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa pengiriman tenaga teknis ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan investasi jangka panjang SDM untuk memperbaiki mutu genetik dan menggenjot populasi ternak di Boalemo.

 

​”Sebanyak 13 peserta ini harus mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan waktu 21 hari untuk menimba ilmu. Setelah kembali ke daerah, keterampilan ini harus langsung dirasakan manfaatnya oleh para peternak kita,” tegas Rum Pagau.

 

​Poin Kunci Pembangunan Sektor Peternakan Boalemo:

– ​Penerapan Teknologi Inseminasi Buatan (IB): Mendorong peningkatan kualitas genetik ternak, mempercepat angka kelahiran sapi, dan memastikan pertumbuhan populasi secara berkelanjutan.

– ​Dukungan Swasembada Protein: Menyiapkan Boalemo sebagai penopang utama ketersediaan protein hewani di wilayah Provinsi Gorontalo.

– ​Pelayanan Lapangan Terintegrasi: Tenaga profesional yang lulus dari pelatihan siap diterjunkan hingga ke pelosok sentra peternakan warga.

 

​Bupati Rum Pagau menambahkan bahwa pembangunan sektor peternakan tidak boleh hanya bertumpu pada bantuan fisik atau pembagian bibit ternak semata, melainkan wajib diimbangi dengan kesiapan SDM di lapangan.

 

​”Dengan SDM yang unggul dan integrasi teknologi peternakan, Boalemo optimistis mampu membangun sektor peternakan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Redaksi: ZMP Boalemo