ZonaMerahPutih.com/Boalemo – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menegaskan bahwa komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyetorkan zakat sebesar 2,5% melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan dampak yang jauh lebih luas dari sekadar bantuan sosial. Menurutnya, konsistensi ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat kepercayaan pemerintah pusat yang berujung pada kemudahan lobi anggaran pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Rum Pagau dalam sambutannya saat melaksanakan agenda Tarawih Keliling di Masjid At-Taqwa, Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo pada Minggu (22/02/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rum Pagau mengungkapkan transformasi besar dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Boalemo. Jika sebelumnya dana zakat yang terkumpul hanya berkisar di bawah Rp20 juta per bulan, kini angka tersebut melonjak drastis hingga mencapai kurang lebih Rp400 juta per bulan.
“Kenaikan ini adalah bukti nyata tumbuhnya kesadaran dan kepedulian sosial di kalangan ASN kita. Keikhlasan ini membawa keberkahan bagi daerah,” ujar Bupati Boalemo Rum Pagau.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa kepercayaan (trust) yang terbangun melalui tata kelola zakat yang baik turut membantu pemerintah daerah dalam memperjuangkan program-program strategis di tingkat pusat. Beberapa capaian yang berhasil direalisasikan berkat kuatnya sinergi dan lobi di pusat meliputi:
– Pembangunan Sekolah Rakyat dan SMA Garuda.
– Pembentukan Batalion di wilayah Boalemo.
– Pembangunan Gerai Koperasi Desa (Kopdes).
– Pengembangan Kampung Nelayan.
– Bantuan sektor pertanian yang mencapai nilai miliaran rupiah.
“Berkat kebersamaan ASN dalam menunaikan zakat 2,5 persen, banyak program yang bisa kita lobi di pusat. Ini bukan hanya soal angka, tetapi soal keberkahan dan kepercayaan pemerintah pusat terhadap komitmen daerah,” tambah Bupati Boalemo
Bupati Rum Pagau juga mengajak masyarakat luas untuk mengadopsi semangat berbagi, meski dalam nominal yang kecil. Ia mengilustrasikan bahwa gerakan “seribu rupiah” secara rutin dapat menjadi kekuatan ekonomi yang dahsyat jika dilakukan secara kolektif.
“Zakat dan sedekah adalah jalan perlindungan dari bala dan pembuka pintu rezeki. Kekuatan gotong royong ini adalah solusi nyata untuk mengurangi kemiskinan dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Boalemo,” tutup Rum Pagau
Melalui momentum Ramadan ini, Bupati berharap semangat berbagi tidak hanya berhenti pada ASN, tetapi menjadi budaya seluruh elemen masyarakat demi kemajuan bersama.
ZMP Boalemo








