ZonaMerahPutih.com/Boalemo – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Stella Christie, B.A., M.A., Ph.D., melaksanakan kunjungan kerja strategis guna melakukan observasi empiris dan verifikasi lapangan terhadap calon lokasi pembangunan “Sekolah Garuda” di Kabupaten Boalemo, Selasa (10/02/2026).

 

Kegiatan peninjauan ini didampingi oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Dra. Idah Sahidah, M.A.P., serta disambut oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

 

Dalam pertemuan teknis di lapangan, Wakil Bupati Lahmudin Hambali memaparkan data spesifik terkait kesiapan lahan dan potensi daya dukung lingkungan sebagai berikut:

 

1. Analisis Status Kepemilikan dan Luas Lahan (Aspek Agraria)

Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo telah mengalokasikan area seluas ±30 hektare untuk proyek ini. Secara historis dan legalitas, lahan ini merupakan kawasan eks-Hak Guna Usaha (HGU) era 1990-an yang masa berlakunya telah habis (terminasi) dan tidak diperpanjang, sehingga status penguasaannya kini berada penuh di bawah kendali Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk dialihfungsikan bagi kepentingan publik.

 

2. Integrasi dengan Proyek Strategis Nasional (PSN)

Pemilihan lokasi ini didasarkan pada tata ruang yang terintegrasi dengan program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto. Kawasan ini dirancang sebagai zona strategis terpadu, yang juga mencakup penetapan lokasi untuk instalasi pertahanan Batalyon “Lahi Lahidiya” Boalemo.

 

3. Analisis Daya Dukung Lingkungan dan Hidrologi

Berdasarkan survei topografi dan lingkungan, sektor utara kawasan ini memiliki potensi sumber daya air yang signifikan untuk menunjang operasional pendidikan:

Terdapat dua sistem air terjun sebagai potensi wisata edukasi dan konservasi.

Ketersediaan sumber air bersih (aquifer/mata air) yang terletak dalam radius kurang lebih 1 kilometer dari titik utama pembangunan, menjamin suplai utilitas dasar yang berkelanjutan.

 

4. Mitigasi Sosial dan Kesiapan Administratif

Wakil Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah terkait aspek sosial-ekonomi masyarakat. Apabila penetapan lokasi (Penlok) disetujui oleh Kementerian, skema kompensasi (ganti untung) untuk tanaman produktif (kelapa) milik warga di area tersebut akan direalisasikan pada tahun anggaran berjalan.

Selain itu, seluruh dokumen prasyarat pembangunan, mulai dari analisis dampak hingga perizinan dasar, telah diselesaikan melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Boalemo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

 

Setelah memeparkan hal tersebut Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali berharap Hasil peninjauan lapangan ini akan menjadi data primer bagi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam pengambilan keputusan final terkait Site Plan dan eksekusi konstruksi Sekolah Garuda.

 

Reporter: AS