Kab. Agam, Zona Merah Putih – Setelah diterbitkannya Surat Keputusan KONI Sumatera Barat Nomor 131 Tahun 2026 tertanggal 20 Agustus 2026, roda organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Agam memasuki babak baru.

Melalui keputusan tersebut, kepengurusan KONI Agam periode 2022–2026 dibekukan dan kepemimpinan sementara dipercayakan kepada tim Caretaker yang diketuai Revdi Iwan Syahputra.

Di tengah masa transisi organisasi, Caretaker KONI Agam memilih bergerak cepat. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah mengagendakan rapat koordinasi bersama dengan pengurus Cabang Olahraga (Cabor) KONI Kabupaten Agam.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali komunikasi antarelemen olahraga sekaligus memastikan kesiapan Kabupaten Agam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Bagi Caretaker KONI Agam, persoalan organisasi tidak boleh sampai menghambat pembinaan dan perjuangan atlet yang selama ini telah berlatih serta mempersiapkan diri menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi.

Ketua Caretaker KONI Agam, Revdi Iwan Syahputra, menegaskan bahwa kepentingan atlet menjadi prioritas utama dalam masa kepemimpinannya.

“Prioritas kita hari ini hanya satu, yaitu atlet. Mereka yang sudah latihan bertahun-tahun tidak boleh dirugikan karena persoalan administrasi organisasi. Kita harus hadir untuk mereka,” tegas Revdi Iwan saat bertemu dengan jajaran tim Caretaker di Lubuk Basung, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, pembinaan atlet harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun. Bahkan, masa transisi organisasi justru harus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas seluruh cabang olahraga.

Targetnya pun tidak sekadar memastikan kontingen Agam hadir di Porprov XVI 2026, tetapi juga mendorong atlet-atlet Agam tampil maksimal dan mengangkat kembali prestasi olahraga daerah di tingkat Sumatera Barat.

BAHAS DATA ATLET HINGGA STRATEGI PORPROV SUMBAR 2026
Sebagai langkah konkret, Caretaker KONI Agam mengundang seluruh pengurus Cabor untuk mengikuti rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu, (26/8/2026).

Rapat yang digelar di Kantor Caretaker KONI Kabupaten Agam, Komplek Perkantoran Pemda Agam, Lapangan Tenis Pemda Agam, Lubuk Basung, tersebut membahas sejumlah agenda strategis.

Di antaranya pemutakhiran data atlet dan pelatih masing-masing Cabor, pemetaan program pembinaan dan kebutuhan anggaran menuju Porprov, serta penyusunan strategi dan timeline persiapan agar seluruh tahapan dapat berjalan secara terukur dan transparan.

Revdi Iwan berharap setiap Ketua Cabor dapat membawa data yang diperlukan sehingga proses pemetaan kesiapan masing-masing cabang olahraga dapat dilakukan secara tepat.

“Dengan data yang akurat, kita bisa mengambil kebijakan yang tepat dan cepat. Kita ingin semua persiapan berjalan terarah dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh insan olahraga Agam untuk mengesampingkan perbedaan yang ada dan mengutamakan kepentingan atlet serta prestasi daerah.

Menurutnya, jabatan dalam organisasi olahraga merupakan amanah yang harus dijalankan untuk kepentingan olahraga, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kita semua ada di sini karena cinta pada olahraga Agam. Mari kita buktikan bahwa Agam bisa bangkit. Ketika kita bersatu, tidak ada target yang mustahil,” katanya.

Caretaker KONI Agam juga memastikan ruang komunikasi akan terbuka bagi seluruh Cabor, pemerintah daerah maupun masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas disebut akan menjadi bagian penting dalam menjalankan roda organisasi selama masa kerja Caretaker.

PEMKAB AGAM DORONG KOLABORASI
Kegiatan koordinasi tersebut turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Agam yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam, Kasman Zaini.

Dalam pemaparannya, Kasman menyampaikan harapan agar proses persiapan menuju Porprov XVI Sumatera Barat 2026 dapat berjalan sukses dan melahirkan atlet-atlet berprestasi bagi Kabupaten Agam.

Ia menyebut, sejak Maret 2026 Kabupaten Agam menjadi salah satu daerah yang sejak awal telah menunjukkan kesiapan untuk mengikuti Porprov.

“Sejak Maret 2026, salah satu yang paling pertama menyatakan kesiapan untuk ikut Porprov adalah Kabupaten Agam. Sekarang yang dibutuhkan adalah kerja sama bersama untuk atlet-atlet yang berprestasi,” ujar Kasman Zaini.

Menurutnya, keberhasilan kontingen Agam tidak hanya ditentukan oleh satu pihak. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, KONI, Cabor, pelatih, atlet, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga.

Karena itu, koordinasi antara Caretaker KONI Agam dengan Cabor dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan persiapan berjalan secara efektif hingga pelaksanaan Porprov XVI.

DARI ADMINISTRASI MENUJU PRESTASI
Dengan dimulainya koordinasi bersama Cabor, Caretaker KONI Agam berupaya menggeser fokus dari persoalan administrasi organisasi menuju agenda yang lebih besar, yakni pembinaan dan prestasi atlet.

Porprov XVI Sumatera Barat 2026 kini menjadi salah satu agenda utama yang membutuhkan kesiapan bersama. Waktu yang terus berjalan membuat pemutakhiran data, pemetaan kebutuhan, pembinaan atlet, hingga penyusunan strategi pertandingan perlu dilakukan secara terukur.

Caretaker KONI Agam berharap seluruh pihak dapat mengambil peran masing-masing sehingga atlet tidak menjadi pihak yang terdampak oleh dinamika organisasi.

Semangat yang dibangun sederhana: organisasi boleh memasuki masa transisi, tetapi semangat atlet untuk mengharumkan nama Agam tidak boleh ikut berhenti.

Dengan kerja sama, komunikasi dan komitmen bersama, Kabupaten Agam diharapkan mampu mengikuti Porprov XVI 2026 secara optimal sekaligus membawa pulang prestasi terbaik bagi daerah. (Ade.A)