Zonamerahputih.com | Nusa Tenggara Timur, — Sebanyak 20 personel Perisai Diri Cabang Flores Timur menampilkan atraksi seni bela diri dalam pergelaran karnaval menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Larantuka, Jumat (14/8/2026).
Pawai yang dimulai pukul 14.30 WITA tersebut mengambil rute sepanjang jalan protokol dari depan Kantor Bupati Flores Timur hingga Patung Fernandez, Larantuka. Dalam barisan karnaval, para anggota Perisai Diri tampil mengenakan atribut khas berupa selempang dan kain selendang.
Pelatih Perisai Diri Flores Timur, Imanuel D Klakik, mengatakan bahwa persiapan fisik dan mental telah dilakukan jauh-jauh hari sebelum kegiatan berlangsung.
“Dua minggu sebelum karnaval kami sudah persiapan anak-anak untuk memeriahkan dan meramaikan karnaval tersebut,” ujar Imanuel.
Sepanjang rute karnaval, para peserta dari berbagai kelompok usia—mulai dari usia dini, tingkat pelajar, hingga tingkat senior—mendemonstrasikan sejumlah jurus andalan. Atribut dan gerakan yang ditampilkan meliputi Jurus Kipas Perisai Diri, jurus tongkat atau toya, peragaan sikap-sikap dasar, serta teknik serang-hindar yang menjadi ciri khas perguruan pencak silat tersebut.
Imanuel menambahkan, seluruh anggota yang terlibat tidak mengalami kendala berarti dalam barisan karnaval karena telah terbiasa dengan pembinaan karakter di dalam organisasi.
“Setiap anggota sudah mendapatkan kedisiplinan dan bertanggung jawab di dalam perguruan Perisai Diri, sehingga dalam meramaikan karnaval mereka sudah terlatih disiplin dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Melalui momentum perayaan HUT ke-81 RI ini, pihaknya menyampaikan harapan agar pembinaan olahraga pencak silat mendapat perhatian lebih luas dari pemerintah daerah demi mendukung prestasi generasi muda.
“Harapan kami untuk Indonesia tetap maju dalam mendukung prestasi anak-anak Indonesia di dalam silat agar bisa memperkenalkan budaya bangsa Indonesia di seluruh dunia,” ujar Imanuel.
Ia juga berharap khusus kepada Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk memberikan perhatian lebih nyata kepada para atlet pencak silat.
“Agar Kabupaten Flores Timur bisa diperhitungkan atau dikenal di seluruh kabupaten, provinsi, dan dunia dalam mengharumkan nama bangsa lewat prestasi dan seni budaya silat,” tutupnya.
(Tim Red)








