Rumah Adat Bersejarah Dinilai Layak Dipertahankan, Arsitektur Jadi Cermin Sejarah Masa Lalu

 

TOBA// Tambunan Lumban pea//Satupena co.id. Keberadaan rumah adat dan bangunan lama yang memiliki nilai sejarah mendapat perhatian dari masyarakat.(Sabtu 5/9/2026)

Bangunan-bangunan tersebut dinilai bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian penting dari warisan budaya yang menggambarkan kehidupan dan perkembangan masyarakat pada masa lalu.

Hal tersebut disampaikan Ibu Morida Siagian saat ditemui di kawasan rumah adat.

Menurutnya, bangunan lama yang masih memiliki ciri khas arsitektur tradisional perlu dipertahankan dan dilestarikan.

“Ini semuanya adalah rumah lama yang pasti punya sejarah panjang dan diberikan satu warna yang khas, yang menarik perhatian kita,” ujar Morida Siagian.

Ia menilai, mempertahankan bentuk dan karakter bangunan lama merupakan bagian penting dalam menjaga jejak sejarah.

Menurutnya, arsitektur sebuah bangunan dapat menjadi artefak yang membantu masyarakat memahami berbagai peristiwa dan kehidupan yang terjadi pada masa lalu.

“Arsitektur itu adalah artefak yang bisa menjelaskan apa yang terjadi pada masa itu,” katanya.

Morida juga mengapresiasi bentuk bangunan yang menurutnya memiliki nilai arsitektur tradisional yang luar biasa.

“Bangunan ini, yang saya lihat, adalah arsitektur yang sudah luar biasa, satu arsitektur tradisional,” ungkapnya.

Ia berharap keberadaan rumah-rumah lama tersebut tetap mendapat perhatian sehingga nilai sejarah dan budayanya tidak hilang ditelan perkembangan zaman,tambahnya.

Pelestarian rumah adat, lanjutnya, bukan hanya mempertahankan bangunan secara fisik, tetapi juga menjaga cerita, identitas, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya,tutup Morida Siagian.

Reporter: (M Siboro C ILJ)

Editor:Zona Merah Putih Com.