ZonaMerahPutih.com/Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) resmi memulai penyusunan dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) untuk periode 2026–2046. Tahapan ini diawali dengan paparan pendahuluan yang dilaksanakan di Cabana Resort Bolihutuo pada Rabu (13 Mei 2026).

 

Kegiatan strategis ini menghadirkan tenaga ahli dari CV Ethnic Konsultan serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan peta jalan pembangunan infrastruktur air minum di Kabupaten Boalemo untuk dua dekade mendatang.

 

Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Boalemo, Supandra Nur, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air minum merupakan isu vital yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Menurutnya, ketersediaan air yang layak, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk yang terus meningkat.

 

“Persoalan air minum berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat. Jika terjadi krisis, baik dari jumlah debit maupun kualitas air, dampaknya akan sangat cepat dirasakan dan memengaruhi aspek kehidupan lainnya,” tegas Supandra dalam sambutannya.

 

Ia menjelaskan bahwa penyusunan dokumen RISPAM ini menjadi acuan utama pembangunan sektor air minum yang berkelanjutan, merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005. Meskipun Boalemo telah memiliki dokumen serupa pada tahun 2020, pembaruan dinilai sangat mendesak seiring dengan dinamika pertumbuhan wilayah dan berbagai tantangan infrastruktur yang ada saat ini.

 

Dalam paparan awal tersebut, terungkap sejumlah kendala teknis yang menjadi perhatian serius, mulai dari kondisi 15 sumber air baku yang masuk kategori tercemar ringan hingga kerusakan pada instalasi pengolahan air (IPA) Dulupi lama. Selain itu, rendahnya tingkat penggantian meter air pelanggan serta kondisi jaringan distribusi yang telah melampaui usia teknis menjadi poin krusial yang harus segera dicarikan solusinya.

 

Melalui perencanaan yang komprehensif ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap dapat menjamin ketersediaan akses air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat hingga dua dekade ke depan.

 

Redaksi: ZMP Boalemo