ZonaMerahPutih.comm/Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi membuka agenda Pengkajian Tauhid Tasawuf dan Dzikir Ratib Saribe yang dipusatkan di Desa Sukamaju, Kecamatan Wonosari, pada Sabtu (18 April 2026).

 

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) ini menjadi momentum penting dalam penguatan karakter religius masyarakat di wilayah Kabupaten Boalemo.

 

​Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahmuddin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran panitia dan pengurus MPTT-I. Ia menekankan bahwa kegiatan ini memiliki dampak luas yang melampaui aspek ritual keagamaan.

 

​”Kegiatan ini tidak hanya bernilai ibadah di sisi Allah SWT, tetapi juga mengandung dimensi sosial dan kebangsaan yang sangat kuat. Pengkajian Tauhid dan Tasawuf adalah bagian fundamental dalam membangun fondasi spiritual umat,” tegas Lahmuddin.

 

​Lebih lanjut, Lahmuddin menggarisbawahi pentingnya menjaga kesehatan spiritual di tengah arus modernisasi. Menurutnya, pendekatan tasawuf adalah metode efektif untuk menjaga integritas pribadi juga Menjadi benteng dalam menghadapi dinamika kehidupan modern yang kompleks serta mampu Menciptakan pribadi yang berakhlak mulia, memiliki integritas tinggi dan mampu menumbuhkan rasa empati dan solidaritas antar sesama warga.

 

​“Di tengah tantangan zaman, penguatan nilai ketauhidan dan penyucian jiwa sangat relevan untuk membentuk masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga matang secara spiritual,” tambahnya.

 

​Pemerintah Kabupaten Boalemo menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan serupa. Hal ini dinilai selaras dengan visi daerah dalam menjaga harmoni sosial dan mempererat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim) di tengah keberagaman masyarakat.

 

​Melalui kegiatan Dzikir Ratib Saribe ini, diharapkan tercipta suasana batin masyarakat yang tenang, damai, dan penuh keberkahan bagi kemajuan Kabupaten Boalemo ke depan.

 

ZMP Boalemo/Rsy, As