ZonaMerahPutih.comm/Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi membuka Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Boalemo secara virtual melalui aplikasi Zoom dari Jakarta, Rabu (29/4). Pertemuan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat inklusi keuangan guna memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

 

​Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa rapat pleno ini merupakan tindak lanjut konkret dari hasil High Level Meeting (HLM) tingkat Provinsi Gorontalo. Menurutnya, akses keuangan yang mudah dan terjangkau adalah fondasi utama bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumialmo.

 

​”Melalui forum ini, kita ingin memastikan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan. Namun, akses saja tidak cukup—literasi keuangan juga harus diperkuat agar masyarakat mampu mengelola keuangan secara bijak,” tegas Lahmuddin Hambali.

 

​Empat Program Prioritas TPAKD Boalemo

​Untuk mencapai target tersebut, Lahmuddin memaparkan empat pilar program prioritas yang akan menjadi fokus TPAKD Kabupaten Boalemo ke depan:

1. ​Gerakan ASN dan Masyarakat Menabung Emas: Mendorong budaya investasi yang aman, stabil, dan tahan terhadap inflasi.

2. ​Penguatan Simpanan Pelajar (SIMPEL): Menanamkan kebiasaan menabung dan literasi keuangan sejak usia dini di lingkungan sekolah.

3. ​Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN): Memberikan edukasi masif guna melindungi masyarakat dari ancaman pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

4. ​Pengembangan Ekonomi Lokal Daerah (PELD): Memberikan dukungan pembiayaan yang lebih kuat pada sektor unggulan daerah, yakni pertanian, kelautan, dan UMKM.

 

​Instruksi Kolaborasi Lintas Sektor

​Wakil Bupati juga memberikan instruksi khusus kepada seluruh anggota TPAKD untuk menghilangkan ego sektoral dan memperkuat sinergi antar-instansi. Ia meminta pihak perbankan serta lembaga jasa keuangan agar tidak hanya menunggu, tetapi lebih proaktif melakukan jemput bola hingga ke tingkat desa.

 

​”Rapat pleno ini diharapkan menghasilkan rencana aksi yang konkret, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan indeks inklusi keuangan di Kabupaten Boalemo,” pungkasnya di akhir sambutan.

 

​Rapat ini turut dihadiri secara daring oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta jajaran pimpinan lembaga perbankan dan keuangan di wilayah Kabupaten Boalemo.

 

Redaksi : ZMP Boalemo