ZonaMerahPutih.com, Boalemo – Langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan yang transparan dan presisi kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Boalemo. Bertempat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkab Boalemo menggelar Rapat Evaluasi Statistik Sektoral yang dirangkaikan dengan Training of Trainer (ToT) Penggunaan Aplikasi Portal Data Harmonisasi Antar Mitra (PAHAM), Selasa (29/9/2026).

 

Langkah integratif ini ditegaskan sebagai fondasi vital dalam melahirkan kebijakan pembangunan yang benar-benar berbasis pada bukti (evidence-based policy), sekaligus mengakhiri era ego sektoral data antar-organisasi perangkat daerah (OPD).

 

Acara dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Boalemo, Haris Pilomonu, mewakili jajaran pimpinan daerah. Pembukaan ini turut didampingi oleh Kepala Bappeda Boalemo Srijun Tasman Dangkua, Kepala Dinas Kominfo Roni Taningo, serta Plt. Sekretaris Dinas Kominfo Yanti Manan.

 

Dalam arahannya, Asisten III Setda Boalemo, Haris Pilomonu, menekankan pentingnya akurasi data sebagai navigasi utama arah pembangunan daerah.

 

“Pembangunan yang tepat sasaran tidak lahir dari asumsi, melainkan dari data yang valid, akuntabel, dan terintegrasi. Lewat evaluasi statistik sektoral dan penguatan aplikasi PAHAM ini, kita memastikan setiap rupiah APBD yang dibelanjakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat Boalemo,” ujar Haris.

 

Kegiatan yang berlangsung intensif ini terbagi ke dalam dua agenda utama:

1.  Evaluasi Total Statistik Sektoral: Para peserta dari perwakilan OPD melakukan pemetaan dan inventarisasi terhadap kualitas pengelolaan data saat ini. Diskusi berfokus pada pembenahan alur pengumpulan, pengolahan, pemutakhiran, hingga standarisasi publikasi data agar memenuhi kaidah kearsipan dan statistik nasional.

2.  Simulasi & Training of Trainer (ToT) Aplikasi PAHAM: Peserta mendapatkan pembekalan teknis dan kesempatan praktik langsung dalam mengoperasikan Portal Data PAHAM. Aplikasi ini dirancang sebagai wadah harmonisasi digital guna menyatukan berbagai kanal informasi antar-mitra pembangunan, sehingga risiko tumpang tindih (overlapping) data dapat dieliminasi secara signifikan.

 

Melalui skema Training of Trainer, para peserta yang dilatih hari ini diproyeksikan menjadi agen perubahan (agent of change) yang akan mentransfer pemahaman teknis pengelolaan data di lingkungan instansi masing-masing.

 

Kepala Dinas Kominfo Boalemo, Roni Taningo, menambahkan bahwa kesiapan SDM di tingkat OPD merupakan kunci utama keberhasilan digitalisasi data daerah. Sinergi antara Bappeda sebagai perencana dan Kominfo sebagai walidata diharapkan mampu mempercepat terwujudnya ekosistem ‘Boalemo Satu Data’.

 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemkab Boalemo optimis kualitas perencanaan dan eksekusi program pembangunan di masa depan akan berjalan jauh lebih efektif, efisien, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Boalemo.

 

Redaksi: ZMP Boalemo-Gorontalo